Ikan Gabus dapat Sembuhkan Luka, Benarkah?

Fauziah Nurhasanah, 26 August, 2022

Hidup di air tawar, ikan gabus banyak ditemukan di sungai di sekitar lingkungan. Memiliki rasa khas dengan daging tebal dan bertekstur kenyal, ikan dengan nama latin Channa striata ini seringkali diolah menjadi santapan lezat yang kaya akan nutrisi.

Tak hanya lezat dan kaya nutrisi, ikan gabus seringkali dikonsumsi oleh masyarakat karena dipercaya dapat menyembuhkan luka di sel dan jaringan tubuh terutama setelah operasi dan melahirkan. Apakah hal tersebut benar? Simak selengkapnya sebagai berikut.

Sekilas tentang Ikan Gabus

Widya Herbal Indonesia Ikan Gabus

Ikan gabus (Channa striata) memiliki tubuh menyerupai torpedo dengan panjang sekitar 22 cm. Tubuh ikan gabus berwarna hitam kebiruan dengan bagian bawah berwarna kuning keputihan. 

Kepala ikan gabus berbentuk runcing dan memiliki sisik seperti ular sehingga dalam bahasa Inggris, ikan gabus disebut sebagai snakehead fish atau ikan berkepala ular. Klasifikasi dari ikan gabus adalah sebagai berikut:

Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Actinopterygii
Ordo : Perciformes
Familia : Channidae
Genus : Channa
Spesies : Channa striata

Ikan gabus termasuk dalam kategori ikan predator dengan mangsa berupa ikan lainnya. Oleh karena itu, ikan gabus banyak digunakan untuk pengendalian populasi beberapa jenis ikan, salah satunya ikan nila. Ikan ini banyak ditemukan di perairan dangkal seperti sungai, rawa-rawa, dan dapat hidup di lingkungan dengan kondisi ekstrem (Alviodinasyari et al., 2019).

Ikan Gabus untuk Menyembuhkan Luka

Protein merupakan senyawa penting untuk penyembuhan luka karena protein dapat meningkatkan regenerasi sel-sel yang rusak. Salah satu ikan yang banyak mengandung protein adalah ikan gabus. Kandungan protein dalam ikan gabus lebih tinggi dibandingkan dengan ikan-ikan lainnya. Protein dalam ikan gabus sebesar 16.2%, jauh lebih tinggi dibandingkan belut (14,6%), ikan tongkol (13,7%), dan ikan teri (10,3%) (Mustafa et al., 2012).

Salah satu jenis protein yang banyak dimiliki oleh ikan gabus adalah albumin. Albumin adalah protein dalam darah yang berfungsi untuk membantu menjaga darah agar tetap berada di pembuluh darah. Disamping itu, albumin juga berfungsi untuk mempercepat penyembuhan luka.

Saat terjadi luka, maka terjadi perubahan tekanan pada sel-sel tubuh. Pada kondisi ini, albumin dibutuhkan untuk menjaga tekanan di dalam dan di luar sel sehingga mengurangi pembengkakan saat terjadinya luka. Albumin merupakan salah satu bahan dasar pembentukan kolagen yang dapat menutup luka dan meningkatkan  kekuatan jaringan tubuh (Indrawan et al., 2015).

Selain albumin, asam amino yang terkandung dalam ikan gabus terutama glisin dan asam arakidonat juga memiliki efek penyembuhan luka. Kedua zat tersebut dapat meningkatkan pembentukan kolagen serta dapat meningkatkan reepitelisasi (pelapisan luka dengan epitel yang baru) pada jaringan.

Kemampuan penyembuhan luka yang dimiliki oleh ikan gabus ini tak hanya untuk kulit saja. Ikan gabus dapat meningkatkan proliferasi dan menjaga kelangsungan hidup sel menyebabkan ikan gabus juga dapat menyembuhkan luka pada bagian tubuh lain, termasuk pembuluh darah dan jantung (Rahman et al., 2018).

Luka pada pembuluh darah dan jantung tentunya dapat mengganggu proses distribusi oksigen dan nutrisi ke jaringan tubuh lainnya. Protein dalam ikan gabus dapat membantu cegah dan obati kondisi tersebut. Manfaat ikan gabus ini dapat Anda proleh dalam produk andalan kami, Prascitta.

Widya Herbal Indonesia Prascitta

Prascitta merupakan produk herbal yang mengandung ekstrak ikan gabus (Channa striata), ekstrak gamat emas (Golden Stichopus variegatus), dan ekstrak purwaceng (Pimpinella pruatjan) yang memiliki aktivitas sinergis dalam membantu mencegah penyakit jantung dan pembuluh darah seperti stroke dan hipertensi. 

Produk Prascitta dapat Anda peroleh melalui Customer Service Widya Herbal Indonesia atau kunjungi laman media sosial kami untuk informasi lebih lanjut. Semoga sehat selalu, panjang umur, serta mulia bersama Widya Herbal Indonesia.

Penulis: apt. Fauziah Nurhasanah, S.Farm
Ditinjau oleh: apt. Risa Umari Yuli Aliviyanti, M. Pharm., Sci.
Editor: Aries Ikawati Arifah

Sumber:

Alviodinasyari, R., Pribadi, E. S., & Soejoedono, R. D. (2019). Kadar Protein Terlarut dalam Albumin Ikan Gabus (Channa striata dan Channa micropeltes) Asal Bogor SOLUBLE ROTEIN CONCENTRATION IN SNAKEHEAD FISH ALBUMIN BOGOR ORIGIN (CHANNA STRIATA AND CHANNA MICROPELTES). Jurnal Veteriner, 20(3), 436. https://doi.org/10.19087/jveteriner.2019.20.3.436

Indrawan, M. Z., Nansy, E., & Andrie, M. (2015). Uji Efek Penyembuhan Luka Fase Air Ekstrak Ikan Gabus (Channa striata) pada Tikus Putih Jantan Wistar yang Diberi Perlukaan. Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN, 3(1), 189132. https://media.neliti.com/media/publications/189132-ID-none.pdf

Mustafa, A., Widodo, M. A., & Kristianto, Y. (2012). Albumin And Zinc Content Of Snakehead Fish (Channa striata) Extract And Its Role In Health. IEESE International Journal of Science and Technology, 1(2), 1–8.

Rahman, M., Molla, M., Sarker, M., Chowdhury, S., & Shaikh, M. (2018). Snakehead Fish (Channa striata) and Its Biochemical Properties for Therapeutics and Health Benefit. SF Journal of Biotechnology and Biomedical Engineering, 1(1), 1–5. https://www.researchgate.net/publication/324731953_Snakehead_Fish_Channa_striata_and_Its_Biochemical_Properties_for_Therapeutics_and_Health_Benefits

 

Artikel Lainnya

Cara Mudah Atasi Panas Dalam dari R...

Umaimatun

18 March 2022

Simak! Ikan Gabus Ternyata Dapat La...

Fauziah

29 July 2022

Jamu, Minuman Asli Leluhur Bangsa I...

Risa Umari

09 August 2022