Indonesia kini telah memasuki masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan atau seringkali disebut sebagai pancaroba. Cuaca menjadi tidak menentu dan perubahan suhu lingkungan secara signifikan dalam waktu cepat menyebabkan orang-orang harus beradaptasi untuk mempertahankan kondisi kesehatan.
Terlebih di musim pancaroba, mikroorganisme penyebab penyakit seperti virus dan bakteri hidup dan berkembang dengan baik di lingkungan sekitar. Bila tidak menjaga kesehatan dengan baik, maka gejala infeksi seperti flu, batuk, demam, hingga radang tenggorokan mengancam.
Meski gejala infeksi tersebut terdengar sederhana, nyatanya hal tersebut tetap mengganggu kenyamanan dan beraktivitas pun jadi tidak maksimal.

Virus dan bakteri yang masuk ke tubuh akan bereplikasi (memperbanyak diri) dan akhirnya merusak sel-sel tubuh. Kerusakan sel tubuh inilah yang menyebabkan kesetimbangan fungsi tubuh terganggu dan akhirnya timbul berbagai penyakit. Hal inilah yang disebut sebagai infeksi
Kunci utama untuk mencegah berbagai penyakit di musim pancaroba adalah dengan meningkatkan sistem imun tubuh. Sistem imun yang terdiri dari antibodi dan komponen lain berperan besar dalam menghalau berbagai virus dan bakteri penyebab berbagai penyakit.
Sistem imun akan mengenali virus dan bakteri yang masuk ke tubuh sebagai zat asing yang harus dihilangkan. Sistem imun kemudian mengeliminasi virus dan bakteri yang masuk agar tidak memperbanyak diri dan menginfeksi sel-sel tubuh. Dengan begitu, gejala penyakit tidak akan terjadi.
Widya Herbal Indonesia punya tips-tips yang dapat dilakukan untuk mencegah tubuh tetap sehat dan terhindar dari berbagai infeksi virus dan bakteri.
Virus, bakteri, dan mikroorganisme penyebab penyakit banyak ditemukan di lingkungan lembab dan kotor. Untuk itu, perlu menjaga kebersihan lingkungan seperti mencegah genangan/kubangan air dan bersihkan sampah secara rutin.
Selain itu, jaga kebersihan diri dengan mandi dengan sabun 2 kali sehari, mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan aktivitas, serta menggunakan masker (WHOP Safety 2009).
Nutrisi yang cukup dapat memenuhi kebutuhan energi sel sehingga meningkatkan fungsi dan jumlah sel-sel penyusun sistem imun tubuh. Konsumsi karbohidrat, protein, lemak tak jenuh, dan mineral seperti zinc cukup sesuai Angka Kecukupan Gizi (AKG) dapat memenuhi kebutuhan energi (Childs, Calder, and Miles 2019).
Rutin olahraga dan aktivitas fisik dapat meningkatkan produksi sel-sel imun tubuh. Pilih olahraga yang dapat dilakukan di dalam ruangan seperti senam, yoga, treadmill, atau menggunakan sepeda statis untuk tetap beraktivitas di musim pancaroba (Nurmasitoh 2015).
Saat beristirahat dan tidur dengan cukup, tubuh akan mengeluarkan jenis sel imun yaitu sitokin. Sitokin berperan penting dalam mengatasi berbagai infeksi serta mencegah peradangan tubuh (Olson 2018).

Herbal adalah solusi terbaik untuk meningkatkan sistem imun tubuh tanpa menimbulkan efek toksik seperti obat-obatan kimiawi. Produk yang direkomendasikan untuk dikonsumsi adalah Angga Prasthana.
Widya Herbal Indonesia memformulasikan Angga Prasthana dalam bentuk kapsul yang mengandung mengandung ekstrak daun sambiloto (Andrographis paniculata), kunyit (Curcuma longa), dan meniran (Phyllanthus niruri). Ketiga komponen ini dapat meningkatkan produksi antibodi dan mengaktifkan sistem imunitas tubuh sehingga terhindar dari berbagai infeksi serta penyakit.
Produk Angga Prasthana dapat Anda peroleh melalui Customer Service Widya Herbal Indonesia atau kunjungi laman Website Widya Herbal Indonesia untuk pembelian dan informasi lebih lanjut.
Untuk cari tahu lebih tentang kesehatan dan informasi herbal lainnya, Anda dapat mengunjungi website Widya Herbal Indonesia dan media sosial Widya Herbal Indonesia. Selain itu, Anda dapat mengunduh aplikasi Widya Herbal Indonesia yang dapat diunduh melalui playstore dan appstore yang menyediakan Konsultasi Herbal dan Artikel Kesehatan secara GRATIS!
Semoga sehat selalu, panjang umur, serta mulia bersama Widya Herbal Indonesia!
Penulis: apt. Fauziah Nurhasanah, S.Farm
Ditinjau oleh: apt. Risa Umari Yuli Aliviyanti, M. Pharm., Sci.
Editor: Aries Ikawati Arifah
Sumber:
Childs, Caroline E., Philip C. Calder, and Elizabeth A. Miles. 2019. “Diet and Immune Function.” Nutrients 11 (8): 1–9. https://doi.org/10.3390/nu11081933.
Nurmasitoh, Titis. 2015. “Physical Activities, Exercises, and Their Effects to the Immune System.” Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Indonesia 7 (2): 52–58. https://doi.org/10.20885/jkki.vol7.iss2.art4.
Olson, Eric J. 2018. “Lack of Sleep: Can It Make You Sick?” Mayo Clinic. 2018. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/insomnia/expert-answers/lack-of-sleep/faq-20057757#:~:text=Yes%2C lack of sleep can,if you do get sick.
WHOP Safety. 2009. “First Global Patient Safety Challenge Clean Care Is Safer Care.” WHO Guidelines on Hand Hygiene in Health Care. Geneva.