Akhir-akhir ini, masyarakat dunia dihebohkan dengan munculnya kasus cacar monyet atau monkey pox. Simak informasi tentang cacar monyet sebagai berikut!
Setelah COVID-19, dunia kembali dikejutkan dengan adanya virus baru yang bernama cacar monyet. Cacar monyet atau monkey pox merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dari golongan Orthopoxvirus dan ditularkan dari hewan ke manusia. Biasanya kasus cacar monyet ditemukan di sekitar hutan hujan tropis di mana hewan-hewan yang membawa virus ini seperti tupai, monyet, dan tikus, berada (WHO, 2022).
Meski ditularkan dari hewan, ternyata cacar monyet juga dapat ditularkan antarmanusia. Manusia bisa tertular cacar monyet melalui cairan tubuh, percikan liur, luka terbuka pada kulit, melalui mulut, tenggorokan, dan objek-objek yang terkontaminasi (WHO, 2022).
Kasus terbaru yang terjadi berawal dari Inggris, yang pertama kali melaporkan kasus cacar monyet setelah warganya kembali dari Nigeria. Kasus tersebut berkembang dan akhirnya juga ditemukan di negara-negara Eropa lainn seperti Spanyol, Belgia, Portugal, dan Jerman (ECDC, 2022).
Gejala yang dirasakan oleh penderita cacar monyet nyaris serupa dengan cacar air. Gejala-gejala yang dirasakan meliputi:
Demam biasanya muncul pada hari ke-1 hingga hari ke-3 setelah infeksi. Pada cacar monyet, biasanya peningkatan suhu tubuh berada antara suhu 38.5 C hingga 40.5 C (McCollum & Damon, 2013).
Penderita cacar monyet juga akan merasakan gejala-gejala seperti sakit punggung, mialgia atau nyeri otot, dan rasa lelah yang berlebihan karena kurangnya energi (WHO, 2022).
Selain demam, kelelahan, dan nyeri pada beberapa bagian tubuh seperti nyeri otot dan nyeri punggung, penderita cacar monyet juga mengalami sakit kepala (ECDC, 2022)
Salah satu hal yang membedakan antara cacar monyet dengan cacar air biasa adalah pada cacar monyet terjadi pembengkakan pada daerah sekitar kelenjar getah bening atau disebu dengan lymphadenopathy. Penderita cacar air tidak mengalami pembengkakan kelenjar getah bening (McCollum & Damon, 2013).
Ruam kulit terjadi setelah demam. Ruam kulit pada penderita cacar monyet biasanya pertama kali muncul di wajah dan kemudian menyebar ke bagian tubuh lainnya. Biasanya ruam terjadi 2-4 minggu dan berkembang secara bertahap. Awalnya ruam, lalu muncul bintik merah, kemudian melepuh berisi cairan, melepuh berisi nanah, dan akhirnya mengeras lalu rontok (WHO, 2022)
Cara mencegah cacar monyet dilakukan dengan mencegah penularan cacar monyet melalui cairan tubuh dan air liur. Langkah-langkah yang dapat Anda lakukan untuk terhindar dari cacar monyet antara lain:
1. Mencuci tangan dengan air dan sabun sebelum dan setelah melakukan aktivitas
2. Melaksanakan imunisasi cacar air/smallpox
3. Menghindari kontak langsung dengan hewan primata/pengerat
4. Menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker atau sarung tangan jika kontak dengan hewan peliharaan
Tidak ada salahnya untuk berhati-hati dan menerapkan protokol kesehatan yang baik untuk terhindar dari berbagai penyakit, termasuk cacar monyet. Selain itu, untuk meningkatkan imunitas tubuh dalam menghadapi berbagai penyakit, Anda dapat konsumsi produk andalan Widya Herbal Indonesia, Angga Prasthana..
Angga Prasthana merupakan produk herbal mengandung ekstrak sambiloto (Andrographis panniculata), ekstrak meniran (Phyllanthus niruri), dan ekstrak kunyit (Curcuma domestica) yang dikombinasikan sehingga memiliki aktivitas sinergis dalam meningkatkan produksi antibodi dalam tubuh dan sistem imun tubuh.
Produk Angga Prasthana dapat Anda peroleh melalui Customer Service Widya Herbal Indonesia atau melalui website Widya Herbal Indonesia. Kunjungi laman media sosial kami untuk informasi lebih lanjut. Selain itu, Anda dapat mengunduh aplikasi Widya Herbal Indonesia yang dapat diunduh melalui playstore dan appstore yang menyediakan Konsultasi Herbal dan Artikel Kesehatan secara GRATIS!
ECDC. Monkeypox Multi-Country Outbreak. Rapid Risk Assessment. European Center for Disease Prevention and Control. 2022. https://www.ecdc.europa.eu/sites/default/files/documents/Monkeypox-multi-country-outbreak.pdf
McCollum, Andrea & Damon, Inger. Human Monkeypox. Clinical infectious diseases : an official publication of the Infectious Diseases Society of America. 2013. 58. 10.1093/cid/cit703
WHO. Monkeypox. World Health Organization. 2022. https://www.who.int/health-topics/monkeypox/#tab=tab_1