Kenali Buah Merah, Penghasil Minyak Buah Merah yang Kaya Manfaat

header

Kenali Buah Merah, Penghasil Minyak Buah Merah yang Kaya Manfaat

Ifah Fauziah 06 June, 2022

Apakah Anda pernah mendengar buah merah? Buah merah merupakan tanaman endemik dari Papua penghasil minyak buah merah yang kaya manfaat. Cari tahu lebih mengenai buah merah di artikel berikut.

Apakah Anda pernah mendengar mengenai Buah Merah? Buah merah merupakan tanaman lokal masyarakat Papua. Tanaman ini banyak ditemukan di Papua dan Papua Nugini. Buah merah memiliki nama ilmiah Pandanus conoideus yang termasuk dalam famili Pandanaceae. Pandanaceae atau pandan-pandanan sendiri merupakan suatu famili yang memiliki biji berkeping tunggal dan mencakup tumbuhan-tumbuhan lain seperti palem, rumput, pisang, dan talas.

Bagi masyarakat di Papua, buah merah sudah sering dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Secara turun-temurun, masyarakat Papua mengolah buah merah menjadi minyak makan atau sebagai penyedap masakan. Selain itu, masyarakat Papua juga menjadikan buah merah sebagai bahan dasar obat untuk beberapa penyakit (Trisilawati, 2020).

Karakteristik dan Habitat Buah Merah

Buah merah dinamai berdasarkan warna buahnya yang berwarna merah kecoklatan dan memiliki bentuk khas. Buah merah dapat digambarkan sebagai kumpulan bulir (drupa) yang tersusun rapat dan menempel kuat pada empulur (pedicel) atau bagian tengah buah. Setiap bulir terdiri dari biji yang diselimuti oleh daging buah (pulp) yang berlemak. Panjang buah merah dapat mencapai 30-120 cm dengan diameter 10-25 cm (Letviany et al., 2019; Trisilawati, 2020).

Tanaman buah merah merupakan tanaman berkayu dan memiliki tinggi berkisar antara 2-7 meter. Daunnya tersusun tersusun melingkar dan memiliki duri pada bagian tepi daun dan tulang daunnya. Daunnya panjang (10-325 cm) dengan lebar daun berkisar antara 5-15 cm. Sementara itu, bunganya menyerupai buah nangka dengan warna kemerahan (Letviany et al., 2019; Trisilawati, 2020).

Tanaman buah merah secara alami dapat tumbuh baik di dataran rendah maupun di dataran tinggi hingga di ketinggian 2500 meter di atas permukaan laut (dpl). Tanaman ini tumbuh mengelompok di sekitar aliran sungai dan dapat tumbuh di tanah yang kurang subur, mengandung pasir, serta asam (Limbongan). Beberapa sentra buah merah di Papua antara lain Jayawijaya, Kelila, Bokondini, Kobakma, Kenyam, dan Pasema (Trisilawati, 2020).

Teknologi Ekstraksi Buah Merah, Hasilkan Minyak Buah Merah Penuh Khasiat

Salah satu olahan buah merah yang digunakan secara tradisional oleh masyarakat Papua adalah minyak buah merah. Minyak buah merah memiliki kandungan asam lemak tidak jenuh seperti asam oleat, asam linoleat, linolenat, dan palmitoleat serta komponen aktif antara lain  ?-karoten, ?-karoten, ?-kriptosantin, ?-tokoferol, dan fenol. Komponen-komponen tersebut memiliki dampak positif terhadap kesehatan (Letviany et al., 2014). Secara empiris, buah merah dipercaya dapat membantu mengobati mata rabun, gatal-gatal, gangguan pencernaan, luka, melancarkan peredaran darah, dan penyakit degeneratif seperti jantung, kolesterol, diabetes, darah tinggi, asam urat (Trisilawati, 2020).

Untuk mendapatkan minyak buah merah, umumnya masyarakat Papua menggunakan metode tradisional dengan proses pemasakan buah merah dengan penambahan air atau diekstraksi dengan cara basah. Proses ini memakan waktu dapat 5-30 jam dan menggunakan alat-alat yang sederhana. Seiring perkembangan zaman, telah dilakukan berbagai penelitian untuk menentukan metode yang paling efektif guna mendapatkan minyak buah merah dengan kualitas terbaik, salah satunya dengan metode esktraksi cara kering, yaitu proses pengukusan buah tanpa penambahan air (Letviany et al., 2014).

Berdasarkan penelitian Letviany et al. (2014) diketahui minyak buah merah yang dihasilkan dari metode ekstraksi cara kering memiliki kualitas yang lebih baik dengan kadar asam lemak bebas rendah dan kadar total senyawa karotenoid (?-karoten, ?-karoten) dan tokoferol yang lebih tinggi dibandingkan dengan ekstraksi cara basah yang digunakan secara tradisional. Hal ini karena komponen asam lemak dalam buah merah dapat teroksidasi karena adanya air berlebih dalam proses ekstraksi cara basah, sehingga meningkatkan kerusakan komponen karotenoid dan tokoferol.

Tahapan Ekstraksi Buah Merah

Adapun tahapan ekstraksi buah merah dengan cara kering atau tanpa air adalah sebagai berikut (Lubis et al., 2012):

  1. Buah merah tanpa empulur (bagian tengah buah) dikukus menggunakan dandang yang dilengkapi termometer. Termometer diatur pada suhu 80C selama 30-060 menit
  2. Dilakukan pengempaan/press sehingga dihasilkan ampas, biji, minyak, pasta, dan air dari buah merah.
  3. Dipisahkan minyak, pasta, dan air hasil pengempaan dengan menggunakan sentrifugasi sehingga diperoleh minyak buah merah yang terpisah dari pasta dan air.

Apabila terdapat pertanyaan terkait dengan Buah Merah dan ingin mengetahui informasi mengenai tanaman herbal lainnya, Anda dapat berkonsultasi pada dokter herbal dari Widya Herbal Indonesia. Layanan konsultasi Telemedicine ini GRATIS dan tersedia di Playstore dan Appstore dengan nama Widya Herbal.

 

Sumber informasi:

Letviany, Zita & Hariyadi, Purwiyatno & Andarwulan, Nuri & Purnomo, Eko. Pengaruh Metode Ekstraksi terhadap Mutu Kimia dan Komposisi Asam Lemak Minyak Buah Merah (Pandanus conoideus). J Tek Ind Pert., 24, 2014. pp. 209-217. 

Letviany, Zita & Hariyadi, Purwiyatno & Andarwulan, Nuri & Purnomo, Eko. Keragaman Karakteristik Fisik Buah, tanaman dan Rendemen Minyak dari 9 Klon Buah Merah (Pandanus conoideus). Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan. 2019. 12. 70. 10.29239/j.agrikan.12.1.pp. 70-82. 

Lubis, Enny H., et al. Mempelajari Ekstraksi Dan Stabilitas Total Karotenoid, ? Dan ? Cryptoxanthin Dalam Ekstrak Buah Merah (Pandanus Conoideus, Lamk. Jurnal Riset Teknologi Industri, vol. 6, no. 12, Dec. 2012, pp. 39-53, doi:10.26578/jrti.v6i12.1517.

Trisilawati, Octavia. Buah Merah. Potensi Tanaman Rempah, Obat, dan Atsiri Menghadapi Masa Pandemi Covid-19. Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, Kementerian Pertanian. 2020. ISBN 978-979-548-061-4. pp 48-52.


0 Komentar

  • Tidak ada komentar, jadikan anda orang pertama untuk berkomentar.

Tinggalkan Komentar