Kenali Bunga Rosella, Kaya akan Kandungan Antioksidan

header

Kenali Bunga Rosella, Kaya akan Kandungan Antioksidan

Ifah Fauziah 22 July, 2022

Tak hanya cantik dilihat, rupanya bunga ini bisa dimakan dan memberikan manfaat bagi tubuh. Yuk simak informasi seputar bunga rosella!

Bunga Rosella atau Hibiscus sabdariffa mungkin sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Warna merahnya yang cantik membuat bunga rosella seringkali dijadikan tumbuhan untuk menghiasi taman. Tak hanya cantik, bunga rosella nyatanya dapat dikonsumsi dan memberikan berbagai manfaat untuk kesehatan. 

Cari Tahu tentang Bunga Rosella

Kingdom : Plantae
Divisi : Tracheophyta
Kelas : Magnoliopsida
Orde : Malvales
Famili : Malvaceae
Genus : Hibiscus
Spesies : Hibiscus sabdariffa L.

Bunga rosella merupakan tanaman tropis dari famili Malvaceae. Selain dikenal dengan nama rosella, bunga ini juga dikenal dengan nama karkadeh (Arab), red sorrel (Inggris), asam susur (Malay), dan karchieb priew (Thailand) (Da-Costa-Rocha et al., 2014; Orwa et al., 2009).

Tumbuhan bunga rosella merupakan tumbuhan semak dan memiliki daun berbentuk jari bergerigi. Batangnya berwarna merah dengan tinggi dapat mencapai 3,5 meter. Bunga rosella berukuran 12,5 cm dan memiliki warna merah merona. Warna merah pada bunga rosella disebabkan adanya kandungan senyawa antosianin yang tinggi antioksidan (Malinda & Syakdani, 2020).

Bunga rosella sering digunakan untuk membuat minuman herbal di berbagai belahan dunia. Selain itu, bunga rosella juga dikenal memiliki berbagai aktivitas farmakologi sebagai diuretik (meningkatkan produksi urin), pengencer darah, dan penurun tekanan darah (Da-Costa-Rocha et al., 2014).

Kandungan Bunga Rosella yang Kaya Antioksidan

Bunga rosella dikenal kaya akan kandungan antioksidannya yang melimpah. Antioksidan dari bunga rosella didapatkan dari senyawa antosianin yang banyak terkandung dalam bunga rosella. Senyawa inilah yang memberikan warna merah pada bunga rosella.

Antosianin merupakan senyawa yang termasuk dalam golongan flavonoid. Dalam bunga rosella, terdapat beberapa jenis antosianin seperti delphinidin dan cyanidin. Dalam beberapa studi, disebutkan bahwa antosianin yang ada dalam bunga rosella mencapai 1,5 gram per 100 gram kelopak bunga rosella (Da-Costa-Rocha et al., 2014).

Selain antosianin, antioksidan lain dari bunga rosella juga berasal dari kandungan asam askorbat, myricetin, dan beta-karoten. Keempat senyawa ini memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi setelah diuji dengan uji DPPH (2,2-diphenyl-1picrylhydrazyl). Uji DPPH ini dapat mendeteksi aktivitas antioksidan suatu senyawa (Widowati et al., 2017).

Golongan senyawa lain yang terdapat dalam ekstrak bunga rosella meliputi asam-asam organik (seperti asam hibiscus), asam galat, quercetin, alkaloid, steroid, terpenoid, tanin, dan golongan fenolik (Da-Costa-Rocha et al., 2014; Widowati et al., 2017)

Di samping senyawa kimia yang beragam, bunga rosella juga mengandung berbagai nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh. Dalam 100 gram kelopak bunga rosella mengandung:

(Da-Costa-Rocha et al., 2014)

Berbagai manfaat dari bunga rosella yang cantik tentunya sayang untuk dilewatkan. Bila Anda ingin mengetahui tentang manfaat bunga rosella dan herbal lainnya, Anda dapat membaca artikel kesehatan di website Widya Herbal. Anda juga dapat berkonsultasi secara intens melalui WhatsApp Grup eksklusif bersama dokter dan apoteker kami kapanpun dimanapun.

Sumber:

Da-Costa-Rocha, I., Bonnlaender, B., Sievers, H., Pischel, I., & Heinrich, M. (2014). Hibiscus sabdariffa L. - A phytochemical and pharmacological review. Food Chemistry, 165(December), 424–443. https://doi.org/10.1016/j.foodchem.2014.05.002

Malinda, O., & Syakdani, A. (2020). Potensi Antioksidan dalam Kelopak Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) sebagai Anti-Aging. Jurnal Kinetika, 11(03), 60–65. https://jurnal.polsri.ac.id/index.php/kimia/index60

Orwa, C., Mutua, A., Kindt, R., Jamnadass, R., & Simons, A. J. (2009). Agroforestree Database: A Tree Reference and Selection Guide, version 4.0. ICRAF Science Domain 3 (Tree Domestication, Diversity and Delivery), 5220, 1–5.

Widowati, W., Rani, A. P., Amir Hamzah, R., Arumwardana, S., Afifah, E., Kusuma, H. S. W., Rihibiha, D. D., Nufus, H., & Amalia, A. (2017). Antioxidant and antiaging assays of Hibiscus sabdariffa extract and its compounds. Natural Product Sciences, 23(3), 192–200. https://doi.org/10.20307/nps.2017.23.3.192




0 Komentar

  • Tidak ada komentar, jadikan anda orang pertama untuk berkomentar.

Tinggalkan Komentar