Ashwagandha, Ginseng India yang Kaya akan Senyawa Berkhasiat

header

Ashwagandha, Ginseng India yang Kaya akan Senyawa Berkhasiat

Ifah Fauziah 18 August, 2022

Ashwagandha telah lama menjadi bagian dari sistem pengobatan tradisional terutama di India. Ashwagandha merupakan salah satu herbal paling berharga di dalam sistem pengobatan tradisional India (Ayurveda) karena dapat menghasilkan manfaat melimpah untuk kesehatan. Seringkali, ashwagandha juga disebut sebagai Queen of Ayurveda.

Cari Tahu tentang Ashwagandha

Ashwagandha memiliki nama ilmiah Withania somnifera yang masuk dalam famili Solanaceae dan genus Withania. Withania merupakan genus untuk tanaman-tanaman dengan daun sedikit berbulu dan bunga yang berbentuk lonceng. Sementara somnifera berasal dari Bahasa Latin yang memiliki arti ‘sleep inducing’ atau ‘penyebab tidur’, sesuai dengan salah satu fungsi ashwagandha sebagai sedatif (Joshi, 2016).

Beberapa ahli botani juga menyebut ashwagandha sebagai ginseng India. Hal ini karena penggunaan ashwagandha dalam ayurveda sama dengan penggunaan ginseng (Panax ginseng) dalam Traditional Chinese Medicine atau TCM. Beberapa studi modern tentang kedua herbal ini menyatakan bahwa aktivitas ashwagandha setara dengan aktivitas ginseng tetapi tidak menyebabkan ginseng-abuse syndrome, yaitu kondisi dimana terjadi peningkatan tekanan darah, ketegangan otot, dan insomnia setelah konsumsi ginseng (Joshi, 2016).

Kandungan Senyawa Ashwagandha

Menjadi salah satu herbal paling berharga di India, tahukah Anda bila setiap bagian dari tanaman ashwagandha memiliki kandungan senyawa berkhasiat yang tidak sedikit.

  • Akar

Akar ashwagandha kaya akan alkaloid (seperti cuscohygrine, withananine, withananinine, somniferine), asam amino (seperti asam aspartat, glisin, tirosin), steroid, minyak atsiri, serat, glikosida, dulcitol, dan withaniol. Akarnya juga mengandung gula dan senyawa withancil (Gupta et al., 2021; Srivastava et al., 2018).

Berbagai kandungan senyawa aktif ini menjadikan akar ashwagandha sebagai bagian dari ashwagandha yang paling banyak memiliki manfaat. Akar ashwaganda dapat digunakan sebagai tonik, afrodisiak, diuretik, obat cacing, dan stimulan. Selain itu, akar ashwagandha juga berfungsi sebagai antiinflamasi, meredakan insomnia, serta dapat mengatasi gangguan saluran cerna seperti konstipasi dan GERD (Gupta et al., 2021)

  • Daun

Daun ashwagandha diketahui mengandung 12 jenis senyawa withanolides, 5 jenis alkaloid, banyak asam amino, glikosida, tanin, dan flavonoid. Salah satu senyawa utama dalam daun ashwagandha adalah withaferin A yang merupakan jenis senyawa withanolide. Daun ashwagandha terasa sedikit pahit dan seringkali digunakan untuk mengatasi inflamasi dan demam (Gupta et al., 2021; Srivastava et al., 2018).

  • Biji

Biji ashwagandha mengandung polisakarida bernama glucomannan. Glucomannan ini disusun oleh D-glukosa dan D-manosa. Biji ashwagandha digunakan dalam ramuan ashwagandha di ayurveda bernama ‘ashwagandha arishta’ yang berfungsi untuk meredakan kecemasan, meningkatkan daya ingat, dan sebagai obat cacing (Gupta et al., 2021; Singh, 2014).

  • Buah

Buah ashwagandha yang berbentuk beri berwarna hijau mengandung banyak asam amino (seperti proline, valine, tyrosine), enzim proteolitik yaitu chamase, tannin, serta berbagai flavonoid (Srivastava et al., 2018).

  • Batang

Batang dari tanaman ashwagandha mengandung tanin dan flavonoid, sementara kulit batangnya mengandung banyak asam amino. Tanaman ashwagandha yang baru tumbuh mengandung banyak protein, kalsium, dan fosfor (Srivastava et al., 2018).

Ragam kandungan senyawa bermanfaat ashwagandha ini tentunya dapat jadi alasan kuat mengapa ashwagandha merupakan salah satu herbal yang paling berharga. Ingin tahu tentang ashwagandha dan herbal lainnya? Kunjungi selalu website Widya Herbal Indonesia dan media sosial Widya Herbal Indonesia. Selain itu, Anda dapat mengunduh aplikasi Widya Herbal Indonesia melalui playstore dan appsstore yang menyediakan Konsultasi Kesehatan bersama Dokter dan Apoteker dan Artikel Kesehatan secara GRATIS!

Semoga selalu sehat, panjang umur, serta mulia. Salam sehat!

Sumber:

Gupta, S., Bansal, R., Sodhi, S., Brar, G., & Malhotra, M. (2021). Ashwagandha (Withania somnifera) – a herb with versatile medicinal properties empowering human physical and mental health. Journal of Pre-Clinical and Clinical Research, 15(3), 129–133. https://doi.org/10.26444/jpccr/141582

Joshi, K. (2016). Studies of Ashwagandha (Withania somnifera Dunal) Ayurveda Toxicology View project Ayurvedic pharmacology View project. Researchgate.Net, January. https://www.researchgate.net/publication/303343480

Singh, R. B. (2014). Oligosaccharides structure by chemical hydrolysis from seeds polysaccharide of Withania somnifera Dunal ( Ashwagandha ) plant. 5(3), 4–7.

Srivastava, M. P., Gupta, S., Dixit, S., Yadav, N., Yadav, V., Singh, H., Kanaujia, P., & Sharma, Y. K. (2018). Withania somnifera (Ashwagandha): A wonder herb with multiple medicinal properties. Asian Journal of Pharmacy and Pharmacology, 4(2), 123–130. https://doi.org/10.31024/ajpp.2018.4.2.5




0 Komentar

  • Tidak ada komentar, jadikan anda orang pertama untuk berkomentar.

Tinggalkan Komentar