Akhir-akhir ini, terjadi peningkatan jumlah terkonfirmasi COVID-19 di Indonesia setiap harinya. Penambahan kasus positif COVID-19 setiap harinya mencapai lebih dari 1000 orang dan terus meningkat. Kasus yang meningkat ini disinyalir salah satunya disebabkan karena adanya varian baru COVID-19 yaitu varian Omicron BA.2.75 atau varian centaurus.

Virus SARS-CoV-2 varian Omicron subvarian BA.2.75 atau lebih dikenal dengan nama varian centaurus merupakan varian baru dari Omicron BA.2. Jenis virus ini dideteksi pada 7 Juli 2022 oleh Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) dan segera menjadi variant-of-concern atau varian yang harus diawasi dan dimonitoring.
Pada varian BA.2.75, terjadi mutasi pada varian virus Omicron BA.2 Mutasi ini lebih banyak daripada mutasi yang terjadi pada virus COVID-19 varian sebelumnya yaitu BA.4 dan BA.5 yaitu sebanyak 9 lokasi mutasi. Hal ini menyebabkan varian centaurus ini lebih mudah menyebar dibandingkan varian sebelumnya (Yamasoba et al., 2022).
Virus ini pertama kali muncul dan tersebar di India dan kini menyebar ke berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia. Di Indonesia, virus ini pertama kali muncul di bulan Juli 2022 dan menyerang 3 orang.
Menurut Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI, Muhammad Syahril, varian centaurus ini memiliki gejala yang serupa dengan gejala Omicron BA.4 dan BA.5. Gejala yang muncul antara lain
(CNN Indonesia, 2022)
Meski gejalanya tergolong ringan, varian ini tentunya tetap perlu diwaspadai. Masyarakat tetap perlu menerapkan protokol kesehatan serta pola hidup baik dan sehat untuk melindungi diri dari virus penyebab COVID-19. Selain itu, perlu adanya peningkatan sistem imun terutama di saluran napas untuk bantu tangkal dan tangani infeksi COVID-19.
Alam telah sediakan berbagai macam komponen untuk melindungi diri dari serangan infeksi. Berikut adalah beberapa herbal dan komponen alami yang dapat membantu menangkal dan menangani infeksi COVID-19.
Jamur cordyceps (Cordyceps sinensis) merupakan salah satu jamur langka yang hanya dapat tumbuh di pegunungan Himalaya. Jamur ini dapat mencegah radang dan inflamasi saluran napas, menghambat enzim yang berfungsi untuk perkembangan virus, menurunkan radikal bebas yang disebabkan karena virus COVID-19, dan meningkatkan respon imun tubuh sehingga terlindung dari infeksi virus COVID-19 (Fratta Pasini et al., 2021; Kaymakci & Guler, 2020; Liu et al., 2015).
Sarang walet (Collocalia fuciphaga Nest) dikenal sebagai bahan alami yang digunakan untuk mengatasi gangguan pernapasan. Sarang walet dapat meredakan gejala batuk dan mengurangi dahak akibat infeksi virus COVID-19. Selain itu, sarang walet juga dapat mengurangi jumlah virus dalam tubuh dan mencegah ikatan virus dengan sel-sel di tubuh sehingga mengurangi infeksi (Chua et al., 2021; Zhao et al., 2016).
Ginseng (Panax ginseng) yang berasal dari Korea ini seringkali disebut dengan rajanya herbal karena berbagai khasiat yang dimiliki. Bagi sistem pernapasan, ginseng berfungsi untuk menguatkan otot-otot saluran napas, mengurangi radang di paru-paru, menghambat ikatan virus dengan sel, dan mencegah perkembangbiakan virus dalam sel saluran pernapasan (Alsayari et al., 2021; Gross et al., 2002; Kim et al., 2017)

Ketiga herbal unggulan ini terkandung dalam produk andalan kami, Visuddha Baddhana..Visuddha Baddhana mengandung kombinasi ekstrak jamur cordyceps, ekstrak sarang walet, dan ekstrak ginseng yang diformulasikan secara nanoteknologi sehingga dapat bekerja sinergis untuk membantu dan mencegah infeksi COVID-19 varian terbaru serta meningkatkan sistem imun tubuh.
Produk ini dapat diperoleh melalui dengan mudah melalui Customer Service Widya Herbal Indonesia. Informasi terkait dengan herbal dan kesehatan lainnya dapat Anda peroleh di media sosial Widya Herbal Indonesia dan website Widya Herbal Indonesia. Semoga sehat selalu, panjang umur, serta mulia!
Sumber:
Alsayari, A., Muhsinah, A. Bin, Almaghaslah, D., Annadurai, S., & Wahab, S. (2021). Pharmacological efficacy of ginseng against respiratory tract infections. Molecules, 26(13). https://doi.org/10.3390/molecules26134095
Chua, K. H., Mohamed, I. N., Mohd Yunus, M. H., Shafinaz Md Nor, N., Kamil, K., Ugusman, A., & Kumar, J. (2021). The Anti-Viral and Anti-Inflammatory Properties of Edible Bird’s Nest in Influenza and Coronavirus Infections: From Pre-Clinical to Potential Clinical Application. Frontiers in Pharmacology, 12(May). https://doi.org/10.3389/fphar.2021.633292
CNN Indonesia. (2022, July 19). Ditemukan di Indonesia, Bagaimana Gejala Covid-19 Subvarian Centaurus? CNN Indonesia. https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20220719090504-255-823191/ditemukan-di-indonesia-bagaimana-gejala-covid-19-subvarian-centaurus.
Fratta Pasini, A. M., Stranieri, C., Cominacini, L., & Mozzini, C. (2021). Potential role of antioxidant and anti?inflammatory therapies to prevent severe sars?cov?2 complications. Antioxidants, 10(2), 1–22. https://doi.org/10.3390/antiox10020272
Gross, D., Shenkman, Z., Bleiberg, B., Dayan, M., Gittelson, M., & Efrat, R. (2002). Ginseng improves pulmonary functions and exercise capacity in patients with COPD. Monaldi Archives for Chest Disease - Pulmonary Series, 57(5–6), 242–246.
Kaymakci, M. A., & Guler, E. M. (2020). Promising Potential Pharmaceuticals from the Genus Cordyceps for COVID-19 Treatment: A Review Study. Bezmialem Science, 8(3), 140–144. https://doi.org/10.14235/bas.galenos.2020.4532
Kim, J. H., Yi, Y. S., Kim, M. Y., & Cho, J. Y. (2017). Role of ginsenosides, the main active components of Panax ginseng, in inflammatory responses and diseases. Journal of Ginseng Research, 41(4), 435–443. https://doi.org/10.1016/j.jgr.2016.08.004
Liu, Y., Wang, J., Wang, W., Zhang, H., Zhang, X., & Han, C. (2015). The chemical constituents and pharmacological actions of Cordyceps sinensis. Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine, 2015. https://doi.org/10.1155/2015/575063
Yamasoba, D., Kimura, Izumi, Kosugi, Y., Keiya, U., Fujita, S., Ito, J., & Sato, K. (2022). Neutralization sensitivity of Omicron BA.2.75 to therapeutic monoclonal antibodies. The Genotype to Phenotype Japan, 2–7.
Zhao, R., Li, G., Kong, X., Huang, X., Li, W., Zeng, Y., & Lai, X. (2016). The improvement effects of edible bird’s nest on proliferation and activation of B lymphocyte and its antagonistic effects on immunosuppression induced by cyclophosphamide. Drug Design, Development and Theraphy, 10, 371–381. https://doi.org/10.2147/DDDT.S88193